Kamera Utama Hubble Kembali Bekerja

Kamera utama teleskop Hubble yang mengalami kerusakan, kini telah berfungsi kembali sejak 30 Juni kemarin. Para ahli di Goddard Space Flight Center, NASA, mengaktifkan perangkat elektronik cadangan untuk kamera yang berhenti berfungsi sejak 19 Juni lalu itu. Namun demikian, semua kegiatan observasi ilmiah dengan memanfaatkan teleskop Hubble masih ditunda hingga minggu depan sambil menunggu proses rekalibrasi sekaligus untuk meyakinkan semuanya telah kembali normal.

Kamera seharga seharga 86 juta dolar yang dinamai Advanced Camera for Surveys (ACS) itu berhenti berfungsi saat dua dari tiga power konveter pada Hubble mengalami kelebihan beban. Kedua perangkat elektronik tersebut mencatu daya untuk dua kamera detektor CCD, masing-masing berkekuatan 16,7 megapixel dan 1 megapixel yang terpasang pada teleskop tersebut. Sementara itu detektor CCD lain yang menggunakan filter untuk pengamatan matahari mememanfaatkan konverter lain sehingga praktis tidak terpengaruh.

Kerusakan ini justeru membawa “berkah” tersendiri bagi teleskop ruang-angkasa tersebut. Terhentinya operasional Hubble untuk sementara akibat kerusakan disusul proses rekalibrasi memberi kesempatan pada para pengendali untuk menurunkan temperatur kamera detektor CCD hingga mencapai suhu optimal pada –77Ԛ°C hingga –81Ԛ°C. Ini akan mereduksi noise pada data CCD hingga faktor tiga sehingga akurasi data kuantitatif yang didapat akan meningkat. Selama ini, proses tersebut sulit dilakukan akibat padatnya jadwal kegiatan observasi oleh Hubble.

Namun demikian, para engineer masih belum tahu penyebab masalah pada power converter bersangkutan. Spekulasi yang berkembang menyebut-nyebut mulai dari terpaan radiasi kosmis berenergi tinggi hingga kerusakan pada transistor. Tim engineering akan melanjutkan penyelidikan terhadap masalah ini dan berencana untuk menerbitkan laporan pada 24 Juli mendatang. Berita Selengkapnya


About this entry