Cincin Baru Saturnus
Gambar yang diambil oleh wahana antariksa Cassini pada 17 September lalu menunjukkan suatu cincin baru di sekeliling planet Saturnus. Kamera Cassini juga menangkap pemandangan spektakuler lainnya berupa kabut dari material es yang terlontar dari Enceladus, salah satu bulan Saturnus, hingga mencapai cincin E Saturnus. Material itu diduga berasal dari geyser di kutub selatan Enceladus.
Gambar-gambar ini didapat dengan memanfaatkan momen terjadinya okultasi, dimana saat itu Cassini berada di salah satu sisi Saturnus sementara Matahari berada di sisi sebaliknya. Peristiwa ini normalnya hanya berlangsung selama satu jam, namun okultasi kali ini berlangsung selama 12 jam.
Cahaya latar dari matahari yang dipantulkan oleh cincin saturnus saat terjadinya okultasi memungkinkan Cassini untuk memetakan keberadaan partikel mikroskopis di sepanjang sistem cincin yang biasanya tidak terlihat. Dengan demikian, para astronom kini memperoleh pengelihatan yang paling jelas dari sistem bagian dalam Saturnus, termasuk keberadaan cincin baru tersebut. Peristiwa ini juga memberikan kesempatan bagi para astronom untuk melihat keseluruhan cincin E, dimana sebelumnya untuk itu diperlukan pengambilan beberapa citra terpisah.

Sistem cincin Saturnus terbagi menjadi 7 bagian, masing-masing dinamai dengan huruf alfabet. Pembagian tersebut, mulai dari cincin terdalam sampai yang paling luar, adalah: D, C, B, A, F, G dan E. Cincin baru yang ditemukan adalah sebuah fitur samar yang terletak diluar cincin utama yang lebih cemerlang, diantara cincin G dan E.
Cincin tersebut berhubungan dengan orbit bulan Saturnus, Janus dan Epimetheus. Para ilmuwan memperkirakan benturan meteorit pada kedua bulan tersebut dapat melontarkan partikel-partikel dan mengirimnya ke orbit Saturnus. Namun temuan adanya struktur cincin yang terpisah di daerah itu merupakan hal yang mengejutkan bagi mereka.
Penemuan cincin baru maupun struktur cincin E tersebut diharapkan dapat memberikan informasi mengenai bagaimana sebuah bulan dapat melepaskan partikel-partikel kecil dan ikut membentuk lingkungan di sekitarnya. (saturn.jpl.nasa.gov)
