Teleskop Terbesar di Dunia Siap Beroperasi
Teleskop terbesar di dunia pekan ini telah memperoleh pandangan pertamanya ke alam semesta. Teleskop yang dikenal sebagai Gran Telescopio Canarias (”Great Telescope Canary Islands“, GTC) yang berlokasi di Kepulauan Canary, Spanyol tersebut telah memulai observasi perdananya pada Jumat lalu (13/7). Dalam observasi seremonial yang dihadiri 300 undangan, termasuk Pangeran Felipe, pewaris tahta Kerajaan Spanyol, teleskop tersebut diarahkan ke Polaris, bintang utara.
Diperlukan waktu tujuh tahun untuk pembangunan konstruksi teleskop senilai €130 juta (sekitar Rp. 1,6 triliun) tersebut. Terletak di ketinggian 2.400 m di puncak tertinggi pulau La Palma, teleskop GTC tersusun atas 36 lensa berbentuk persegi enam yang membentuk cermin primer berdiameter 10,4 meter. Saat ini baru 12 dari 36 lensa yang telah terpasang. Sisa lensa lainnya akan dipasang tahun ini juga. Pengoperasian teleskop ini akan diresmikan oleh Raja Spanyol Juan Carlos pada musim panas mendatang. Observasi berkualitas ilmiah akan dimulai setelah itu.

Kubah Gran Telescopio Canarias, 2006. (Gambar: Wikipedia)
Teleskop berkekuatan tinggi ini mampu mengamati objek-objek yang paling redup dan jauh di alam semesta. Ukurannya yang besar memungkinkan teleskop ini untuk menangkap citra terjauh, membantu para asronom dalam upaya memperoleh informasi yang mungkin dapat menjelaskan evolusi kosmos. Teleskop ini juga akan mengamati galaksi lain, menyingkap rahasia formasi bintang, dan mencari planet serupa Bumi yang mengorbit bintang lain.
Pembangunan teleskop ini diprakarsai oleh Instituto de Astrofísica de Canarias (IAC). Proyek GTC didanai secara bersama oleh sejumlah negara dan institusi, diantaranya Spanyol (90%), Mexico (5%), dan University of Florida (5%). Pemerintah Spanyol adalah pemilik utama teleskop itu bersama University of Florida dan dua institusi dari Meksiko.
