Gerhana Sepanjang Februari
Dua gerhana akan berlangsung pada bulan Februari ini. Yang pertama adalah Gerhana Matahari Sebagian pada 7 Februari, yang segera disusul oleh Gerhana Bulan Total yang berlangsung pada 21 Februari mendatang. Namun demikian, kedua gerhana tersebut tidak dapat diamati dari wilayah Indonesia.
Gerhana pertama dapat diamati mulai dari benua Antartika hingga wilayah selatan Samudera Pasifik. Gerhana dapat terlihat pada sebagian besar wilayah yang dilewati oleh bayangan penumbra Bulan, diantaranya Australia bagian tenggara, Selandia Baru, dan sebagian besar Antartika. Urut-urutan fase gerhana adalah sebagai berikut:
Awal fase gerhana: 03:20 UT / 10:20 WIB Puncak gerhana: 03:55:05 UT / 10:55:05 WIB Akhir fase gerhana: 04:31 UT /11:31 WIB
Saat puncak gerhana, matahari berada pada magnitudo 0,9650, dengan puncak gerhana berlangsung sepanjang 2 menit 12 detik. Selama 1 jam 10 menit keseluruhan fase gerhana, antumbra Bulan melintas sejauh 5.600 km dan meliputi 0,59% dari permukaan Bumi.
Sementara itu, Gerhana Bulan pada 21 Februari mendatang dapat terlihat di sebagian besar benua Amerika dan Eropa barat dengan urut-urutan fase sebagai berikut:
Awal fase penumbral: 00:36:35 UT / 07:36:35 WIB Awal fase parsial: 01:43:19 UT / 08:43:19 WIB Awal fase totap: 03:01:10 UT / 10:01:10 WIB Puncak gerhana: 03:26:05 UT / 10:26:05 WIB Akhir fase total: 03:50:57 UT / 10:50:57 WIB Akhir fase parsial: 05:08:47 UT / 12:08:47 WIB Akhir fase penumbral: 06:15:39 UT / 13:15:39 WIB
Saat puncak gerhana, Bulan berada di dekat zenith bagi para pengamat di Guiana Prancis. Pada saat itu, magnitudo umbral mencapai 1,0062. (sunearth.gsfc.nasa.gov/eclipse)
