Struktur Materi Gelap Terbesar
Para astronom dari University of British Columbia (UBC) bersama-sama dengan suatu tim antarbangsa berhasil menemukan struktur materi gelap (dark matter) terbesar yang pernah diamati. Membentang sepanjang 270 juta tahun cahaya, struktur materi gelap ini bertebaran di langit malam, masing-masing menempati area seluas delapan kali lebih besar dari bulan purnama.
“Hasil ini merupakan lompatan besar kedepan, berhubung keberadaan struktur materi gelap kosmik yang membentang dalam jarak sedemikian besar belum pernah diamati sebelumnya,” demikian dikatakan Ludovic Van Waerbeke, asisten profesor Departemen Fisika dan Astronomi UBC. Materi gelap adalah struktur tak terlihat yang menyusun lebih dari 80 persen dari massa alam semesta.
Tim yang beranggotakan para ilmuwan berkebangsaan Prancis dan Kanada tersebut memanfaatkan teknik yang disebut “lensa gravitasional lemah” (weak gravitational lensing) yang analog dengan mengambil citra sinar-X dari tubuh untuk melihat kerangkanya. Studi ini memanfaatkan data yang diambil dari kamera digital terbesar di dunia.
“Pengetahuan baru ini sangat krusial bagi kita untuk memahami sejarah dan evolusi alam semesta,” terang Van Waerbeke. Hal ini juga memungkinkan kita memahami sedikit lebih banyak mengenai sifat-sifat materi gelap.
Para astronom mengamati bagaimana cahaya dari galaksi jauh dibengkokkan dan terdistorsi oleh struktur materi gelap saat melaju menuju Bumi. Struktur tersebut kemudian dipetakan dengan mengukur distorsi yang terlihat pada pola cahaya galaksi.
Studi ini melibatkan 19 peneliti dari 11 institusi dibawah pimpinan University of British California, Institut d’Astrophysique de Paris, Universite Pierre and Marie Curie (UPMC), dan University of Victoria. Van Waerbeke dan co-authornya akan mempublikasikan penemuan ini melalui jurnal Astronomy and Astrophysics. (www.publicaffairs.ubc.ca)
