<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Info Astronomi &#187; observatory</title>
	<atom:link href="http://ias.dhani.org/tag/observatory/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ias.dhani.org</link>
	<description>Berita dan Peristiwa Seputar Antariksa</description>
	<lastBuildDate>Mon, 05 Oct 2009 00:58:48 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0</generator>
		<item>
		<title>Citra Binokular Pertama dari LBT</title>
		<link>http://ias.dhani.org/2008/03/11/citra-binokular-pertama-dari-lbt/</link>
		<comments>http://ias.dhani.org/2008/03/11/citra-binokular-pertama-dari-lbt/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 11 Mar 2008 02:43:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[galaxy]]></category>
		<category><![CDATA[observatory]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ias.dhani.org/2008/03/11/citra-binokular-pertama-dari-lbt/</guid>
		<description><![CDATA[Setelah melewati tahap persiapan selama lebih dari satu dekade, teleskop optik raksasa yang dikenal sebagai Large Binocular Observatory (LBT) berhasil merekam citra pertamanya, pemandangan galaksi spiral NGC 2770 yang berada pada jarak 102 juta tahun cahaya dari Galaksi Bima Sakti. Citra beresolusi tinggi tersebut diambil pada malam hari antara tanggal 11 dan 12 Januari 2008 [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Setelah melewati tahap persiapan selama lebih dari satu dekade, teleskop optik raksasa yang dikenal sebagai <em>Large Binocular Observatory</em> (LBT) berhasil merekam citra pertamanya, pemandangan galaksi spiral NGC 2770 yang berada pada jarak 102 juta tahun cahaya dari Galaksi Bima Sakti. Citra beresolusi tinggi tersebut diambil pada malam hari antara tanggal 11 dan 12 Januari 2008 dan dipublikasikan pada 6 Maret 2008.</p>
<p>Terletak di <em>Mount Graham</em>, tenggara Arizona, AS, teleskop bernilai 120 juta Dolar AS tersebut adalah yang pertama dari teleskop optik raksasa generasi terbaru.<span id="more-183"></span>Menggunakan dua cermin ganda sekaligus, masing-masing berdiameter 8,4 meter, yang ditempatkan berdampingan, teleskop ini dapat mengumpulkan cahaya dengan resolusi yang setara dengan teleskop tunggal berdiameter 22,8 meter. Dengan kemampuan sebesar itu, LBT praktis menjadi teleskop tunggal terbesar di dunia.</p>
<p align="center"><img src="http://ias.dhani.org/wp-content/uploads/2008/03/ngc2770_yvu.jpg" alt="ngc2770_yvu.jpg" /><br />
<em>Salah satu citra NGC 2770 yang diambil oleh LBT (Gambar: Large Binocular Telescope/Emanuele Giallongo)</em></p>
<p>Telekop ini sebenarnya telah aktif semenjak 12 Oktober 2005 dengan hanya satu cermin. Citra pertama saat itu diperoleh melalui kamera CCD panoramik dengan resolusi 36 megapiksel. Kamera panoramik kedua yang dipasang pada bulan November 2007 memungkinkan difungsikannya cermin kedua sehingga teleskop tersebut dapat bekerja dengan kapasitas penuh.</p>
<p>Teleskop ini sanggup merekam sebuah objek dengan variasi panjang gelombang yang lebih lengkap. Kombinasi citra ultraviolet dan cahaya hijau akan menghasilkan foto daerah tak beraturan saat bintang-bintang panas yang baru terbentuk. Sementara kombinasi citra dari gelombang cahaya merah akan menunjukkan bintang-bintang yang lebih tua dan lebih dingin.</p>
<p>Proyek LBT adalah usaha kolaboratif yang melibatkan sejumlah instiutusi astronomi dan akademik di Amerika Serikat, Italia, dan Jerman. Selain berupa komitmen finansial, setiap institusi yang terlibat juga menyumbangkan keahliannya dalam pembangunan teleskop tersebut. (<em>medusa.as.arizona.edu/lbto</em>)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ias.dhani.org/2008/03/11/citra-binokular-pertama-dari-lbt/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Teleskop Terbesar di Dunia Siap Beroperasi</title>
		<link>http://ias.dhani.org/2007/07/15/teleskop-terbesar-di-dunia-siap-beroperasi/</link>
		<comments>http://ias.dhani.org/2007/07/15/teleskop-terbesar-di-dunia-siap-beroperasi/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 15 Jul 2007 02:52:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[observatory]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ias.dhani.org/2007/07/15/teleskop-terbesar-di-dunia-siap-beroperasi/</guid>
		<description><![CDATA[Teleskop terbesar di dunia pekan ini telah memperoleh pandangan pertamanya ke alam semesta. Teleskop yang dikenal sebagai Gran Telescopio Canarias (&#8220;Great Telescope Canary Islands&#8220;, GTC) yang berlokasi di Kepulauan Canary, Spanyol tersebut telah memulai observasi perdananya pada Jumat lalu (13/7). Dalam observasi seremonial yang dihadiri 300 undangan, termasuk Pangeran Felipe, pewaris tahta Kerajaan Spanyol, teleskop [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Teleskop terbesar di dunia pekan ini telah memperoleh pandangan pertamanya ke alam semesta. Teleskop yang dikenal sebagai <a href= http://www.gtc.iac.es/home.html>Gran Telescopio Canarias</a> (&#8220;<i>Great Telescope Canary Islands</i>&#8220;, GTC) yang berlokasi di Kepulauan Canary, Spanyol tersebut telah memulai observasi perdananya pada Jumat lalu (13/7). Dalam observasi seremonial yang dihadiri 300 undangan, termasuk Pangeran Felipe, pewaris tahta Kerajaan Spanyol, teleskop tersebut diarahkan ke Polaris, bintang utara. </p>
<p>Diperlukan waktu tujuh tahun untuk pembangunan konstruksi teleskop senilai â‚¬130 juta (sekitar Rp. 1,6 triliun) tersebut. Terletak di ketinggian 2.400 m di puncak tertinggi pulau La Palma, teleskop GTC tersusun atas 36 lensa berbentuk persegi enam yang membentuk cermin primer berdiameter 10,4 meter. Saat ini baru 12 dari 36 lensa yang telah terpasang. Sisa lensa lainnya akan dipasang tahun ini juga. Pengoperasian teleskop ini akan diresmikan oleh Raja Spanyol Juan Carlos pada musim panas mendatang. Observasi berkualitas ilmiah akan dimulai setelah itu. </p>
<p><center><img src='http://ias.dhani.org/wp-content/uploads/2007/07/300px-roque_z04.jpg' alt='300px-roque_z04.jpg' /><br />
<i>Kubah Gran Telescopio Canarias, 2006. (Gambar: Wikipedia)</i></center></p>
<p>Teleskop berkekuatan tinggi ini mampu mengamati objek-objek yang paling redup dan jauh di alam semesta. Ukurannya yang besar memungkinkan teleskop ini untuk menangkap citra terjauh, membantu para asronom dalam upaya memperoleh informasi yang mungkin dapat menjelaskan evolusi kosmos. Teleskop ini juga akan mengamati galaksi lain, menyingkap rahasia formasi bintang, dan mencari planet serupa Bumi yang mengorbit bintang lain.</p>
<p>Pembangunan teleskop ini diprakarsai oleh <i>Instituto de AstrofÃ­sica de Canarias</i> (IAC). Proyek GTC didanai secara bersama oleh sejumlah negara dan institusi, diantaranya Spanyol (90%), Mexico (5%), dan <i>University of Florida</i> (5%). Pemerintah Spanyol adalah pemilik utama teleskop itu bersama University of Florida dan dua institusi dari Meksiko.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ias.dhani.org/2007/07/15/teleskop-terbesar-di-dunia-siap-beroperasi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
